Kamis, 15 Mei 2014

10 SYAIR BUDDHIST DI BULAN WAISAK

  1. Jangan khawatir orang lain tidak mengerti dirimu, khawatirlah kalau kamu tidak mengerti orang lain. 
  2. Apa yang tidak ingin diperlakukan kepada anda jangan diperlakukan kepada orang lain. 
  3. Satu contoh lebih baik daripada 1000 kata-kata nasehat. 
  4. Menaklukkan ribuan orang belum bisa disebut sebagai pemenang, tetapi mampu mengalahkan diri sendiri itulah yang disebut pemenang sejati. 
  5.  Baik sepatutnya dibalas baik, jahat jangan dibalas jahat, Hukum Karma berlaku abadi. 
  6.  Perjalanan 1000 km dimulai dari 1 langkah. 
  7. Bila anda mengetahui sesuatu, katakanlah jika anda tahu. Bila anda tidak tahu sesuatu katakanlah tidak tahu. Itulah pengetahuan. 
  8. Kata-kata yang tulus tidaklah indah, kata-kata yang indah tidaklah tulus. 
  9. Kalau kamu takut orang akan tahu perbuatanmu yang jelek, maka ada sesuatu yang baik di dalam yang jahat. Sebaliknya, kalau kamu ingin orang mengetahui bila kamu berbuat baik, maka ada sesuatu yang buruk di dalam yang baik. 
  10. Orang yang berbuat baik, walaupun rezeki belum tiba, tapi bencana telah menjauhinya, sedangkan orang yang berbuat jahat, meskipun bencana belum tiba, tapi rezeki telah menjauhinya.

Kamis, 08 Mei 2014

8 "KUNCI SUKSES" ANDRIE WONGSO

  1. KEYAKINAN DIRI .Keyakinan diri adalah kekuatan pendobrak yang luar biasa! Dengan keyakinan diri yang kuat, kita bisa menciptakan prestasi, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.  
  2. BERANI .Memang di kehidupan ini tidak ada yang pasti. Tetapi, kita harus BERANI memastikan dan memperjuangkan segala hal yang pantas kita raih! * Berani menentukan target. * Berani mulai melangkah. * Berani memperjuangkan sampai sukses. 
  3. DISIPLIN.Jika Anda ingin sukses, tegakkanlah DISIPLIN DIRI dengan tegas! kalau Anda tunduk oleh perasaan malas, manja dan bosan, maka pasti nasib Andapun tidak akan berubah!
  4.  KOMITMEN.Bagi orang yang memiliki KOMITMEN dan Integritas Tinggi, mereka tidak pernah merasa takut, ragu atau bimbang dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka. 
  5. ULET .Ulet bukan sekedar sabar, pasif, apatis, pasrah dan bertahan.!! ULET adalah : Tekad yang mengandung Sikap Antusias, Gigih, Tegar, Proaktif dan Pantang Menyerah..!!! 
  6. SABAR.Jika ingin sukses, SABAR harus kita miliki.!!! SABAR menghadapi orang yang memusuhi dan meremehkan kita, SABAR menghadapi setiap halangan dan tetap berjuang hingga sukses. Kesulitan ~ Halangan ~ Tekanan ~ Kegagalan adalah : SUPLEMEN FOOD bagi orang-orang SUKSES. 
  7.  TEGAR.Seganas apapun badai di kehidupan ini dia tidak akan pernah menghancurkan insan yang memiliki KETEGARAN, keyakinan dan niat baik. Kehidupan memang penuh variasi : kadang diuntungkan, kadang dirugikan, kadang sukses, kadang gagal, kadang dipuji, kadang dihina, semua membutuhkan : ULET, SABAR, TEGAR. 
  8.  SYUKUR & DOA .JIka setiap bangun pagi kita bisa MENSYUKURI & BERDOA dengan tulus apa yang telah kita miliki hari Ini, niscaya sepanjang hari kita bisa menikmati hidup ini dengan bahagia.

Kamis, 01 Mei 2014

7 KEAJAIBAN DUNIA

Seorang guru memberikan tugas kepada siswa-siswanya untuk menuliskan Tujuh Keajaiban Dunia. Tepat sebelum kelas usai, siang itu, semua siswa diminta untuk mengumpulkan tugas mereka masing-masing. Seorang gadis kecil yang paling pendiam di kelas itu, mengumpulkan tugasnya paling akhir dengan ragu-ragu. Tidak ada seorangpun yang memperhatikan hal itu… Malamnya sang guru memeriksa tugas siswa-siswanya itu. Sebagian besar siswa menulis demikian: 
 Tujuh Keajaiban Dunia: 
1. Piramida 
2. TajMahal 
3. Tembok Besar Cina 
4. Menara Pisa 
5. Kuil Angkor 
6. Menara Eiffel 
7. KOMODO 

 Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama. Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut. Tapi guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir… Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang guru terdiam. 
 Lembar terakhir itu milik si gadis kecil pendiam… 
Isinya seperti ini: 
Tujuh Keajaiban Dunia: 
1. Bisa melihat 
2. Bisa mendengar 
3. Bisa menyentuh 
4. Bisa disayangi 
5. Bisa merasakan 
6. Bisa tertawa, dan 
7. Bisa mencintai… 

Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswa-siswanya.. Kemudian menundukkan kepalanya berdoa.. Mengucap syukur u/ seorang gadis kecil pendiam di kelasnya, yg telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat.. Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban. Keajaiban itu ada di sekeliling kita untuk kita miliki..

Sabtu, 05 April 2014

6 BEST DOCTORS IN THE WORLD

  1. Sunlight 
  2. Rest 
  3. Exercise 
  4. Diet 
  5. Self Confidence & 
  6. Friends 
Maintain them in all stages of Life and enjoy healthy life 
If you see the moon ..... You see the beauty of God ..... 
If you see the Sun ..... You see the power of God ..... And .... 
If you see the Mirror ..... You see the best Creation of GOD .... 
So Believe in YOURSELF.....
We all are tourists & God is our travel agent who already fixed all our Routes Reservations & Destinations.So! Trust him & Enjoy the "Trip" called LIFE..

Senin, 31 Maret 2014

5 UNDENIABLE FACTS OF LIFE

  1. Don't educate your children to be rich. Educate them to be Happy. So when they grow up they will know the value of things not the price 
  2. Best awarded words in London ... "Eat your food as your medicines. Otherwise you have to eat medicines as your food" 
  3. The One who loves you will never leave you because even if there are 100 reasons to give up he will find one reason to hold on 
  4. There is a lot of difference between human being and being human. A Few understand it. 
  5. You are loved when you are born. You will be loved when you die. In between You have to manage...! Nice line from Ratan Tata's Lecture- If u want to Walk Fast, Walk Alone..! But if u want to Walk Far, Walk Together..!!

Minggu, 22 Desember 2013

IBU, I Miss You So Much

Hukum kekekalan energi dan semua agama menjelaskan bahwa apapun yang kita lakukan pasti akan dibalas sempurna kepada kita. Apabila kita melakukan energi positif atau kebaikan maka kita akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Begitu pula bila kita melakukan energi negatif atau keburukan maka kitapun akan mendapat balasan berupa keburukan pula. 
Kali ini izinkan saya menceritakan sebuah pengalaman pribadi yang terjadi pada 2003. 
Pada September-Oktober 2003 isteri saya terbaring di salah satu rumah sakit di Jakarta. Sudah tiga pekan para dokter belum mampu mendeteksi penyakit yang diidapnya. Dia sedang hamil 8 bulan. Panasnya sangat tinggi. Bahkan sudah satu pekan isteri saya telah terbujur di ruang ICU. Sekujur tubuhnya ditempeli kabel-kabel yang tersambung ke sebuah layar monitor. Suatu pagi saya dipanggil oleh dokter yang merawat isteri saya. Dokter berkata, "Pak Jamil, kami mohon izin untuk mengganti obat ibu". Sayapun menjawab "Mengapa dokter meminta izin saya?Bukankan setiap pagi saya membeli berbagai macam obat di apotek dokter tidak meminta izin saya" Dokter itu menjawab "Karena obat yang ini mahal Pak Jamil." "Memang harganya berapa dok?" Tanya saya. Dokter itu dengan mantap menjawab "Dua belas juta rupiah sekali suntik." "Haahh 12 juta rupiah dok, lantas sehari berapa kali suntik, dok? Dokter itu menjawab, "Sehari tiga kali suntik pak Jamil". Setelah menarik napas panjang saya berkata, "Berarti satu hari tiga puluh enam juta, dok?" Saat itu butiran air bening mengalir di pipi. Dengan suara bergetar saya berkata, "Dokter tolong usahakan sekali lagi mencari penyakit isteriku, sementara saya akan berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar penyakit istri saya segera ditemukan." "Pak Jamil kami sudah berusaha semampu kami bahkan kami telah meminta bantuan berbagai laboratorium dan penyakit istri Bapak tidak bisa kami deteksi secara tepat, kami harus sangat hati-hati memberi obat karena istri Bapak juga sedang hamil 8 bulan, baiklah kami akan coba satu kali lagi tapi kalau tidak ditemukan kami harus mengganti obatnya,pak." jawab dokter. Setelah percakapan itu usai, saya pergi menuju mushola kecil dekat ruang ICU. Saya melakukan sembahyang dan saya berdoa, "Ya Allah Ya Tuhanku... aku mengerti bahwa Engkau pasti akan menguji semua hamba-Mu, akupun mengerti bahwa setiap kebaikan yang aku lakukan pasti akan Engkau balas dan akupun mengerti bahwa setiap keburukan yang pernah aku lakukan juga akan Engkau balas. Ya Tuhanku... gerangan keburukan apa yang pernah aku lakukan sehingga Engkau uji aku dengan sakit isteriku yang berkepanjangan, tabunganku telah terkuras, tenaga dan pikiranku begitu lelah. Berikan aku petunjuk Ya Tuhanku. Engkau Maha Tahu bahkan Engkau mengetahui setiap guratan urat di leher nyamuk. Dan Engkaupun mengetahui hal yang kecil dari itu. Aku pasrah kepada Mu Ya Tuhanku. Sembuhkanlah istriku. Bagimu amat mudah menyembuhkan istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di jagat raya ini." Ketika saya sedang berdoa itu tiba-tiba terbersit dalam ingatan akan kejadian puluhan tahun yang lalu. Ketika itu, saya hidup dalam keluarga yang miskin papa. Sudah tiga bulan saya belum membayar biaya sekolah yang hanya Rp. 25 per bulan. Akhirnya saya memberanikan diri mencuri uang ibu saya yang hanya Rp. 125. Saya ambil uang itu, Rp 75 saya gunakan untuk mebayar SPP, sisanya saya gunakan untuk jajan. Ketika ibu saya tahu bahwa uangnya hilang ia menangis sambil terbata berkata, "Pokoknya yang ngambil uangku kualat... yang ngambil uangku kualat..." Uang itu sebenarnya akan digunakan membayar hutang oleh ibuku. Melihat hal itu saya hanya terdiam dan tak berani mengaku bahwa sayalah yang mengambil uang itu. Usai berdoa saya merenung, "Jangan-jangan inilah hukum alam dan ketentuan Yang Maha Kuasa bahwa bila saya berbuat keburukan maka saya akan memperoleh keburukan. Dan keburukan yang saya terima adalah penyakit isteri saya ini karena saya pernah menyakiti ibu saya dengan mengambil uang yang ia miliki itu." Setelah menarik nafas panjang saya tekan nomor telepon rumah dimana ibu saya ada di rumah menemani tiga buah hati saya. Setelah salam dan menanyakan kondisi anak-anak dirumah, maka saya bertanya kepada ibu saya "Bu, apakah ibu ingat ketika ibu kehilangan uang sebayak seratus dua puluh lima rupiah beberapa puluh tahun yang lalu?" "Sampai kapanpun ibu ingat Mil. Kualat yang ngambil duit itu Mil,duit itu sangat ibu perlukan untuk membayar hutang, kok ya tega-teganya ada yang ngambil," jawab ibu saya dari balik telepon. Mendengar jawaban itu saya menutup mata perlahan, butiran air mata mengalir di pipi. Sambil terbata saya berkata, "Ibu, maafkan saya... yang ngambil uang itu saya, bu... saya minta maaf sama ibu. Saya minta maaaaf... saat nanti ketemu saya akan sungkem sama ibu, saya jahat telah tega sama ibu." Suasana hening sejenak. Tidak berapa lama kemudian dari balik telepon saya dengar ibu saya berkata: "Ya Tuhan pernyataanku aku cabut, yang ngambil uangku tidak kualat, aku maafkan dia. Ternyata yang ngambil adalah anak laki-lakiku. Jamil kamu nggak usah pikirin dan doakan saja isterimu agar cepat sembuh." Setelah memastikan bahwa ibu saya telah memaafkan saya, maka saya akhiri percakapan dengan memohon doa darinya. Kurang lebih pukul 12.45 saya dipanggil dokter, setibanya di ruangan sambil mengulurkan tangan kepada saya sang dokter berkata "Selamat pak, penyakit isteri bapak sudah ditemukan, infeksi pankreas. Ibu telah kami obati dan panasnya telah turun, setelah ini kami akan operasi untuk mengeluarkan bayi dari perut ibu." Bulu kuduk saya merinding mendengarnya, sambil menjabat erat tangan sang dokter saya berkata. "Terima kasih dokter, semoga Tuhan membalas semua kebaikan dokter." Saya meninggalkan ruangan dokter itu.... dengan berbisik pada diri sendiri "Ibu, I miss you so much." 
Sumber: "Ibu, I Miss You So Much" oleh Jamil Azzaini, Senior Trainer dan penulis buku Best Seller 'KUBIK LEADERSHIP; Solusi Esensial Meraih Sukses dan Kemuliaan Hidup'.

Sabtu, 01 Juni 2013

ANAK

Anak adalah dirinya, bukan dirimu dan bukan engkau yang dulu... 
Anakmu adalah amanah, ia buah hati dan bukan anak buah... 
 Anak hanyalah ujian, dan bukan bahan pujian, tapi butuh perhatian.. 
Anakmu adalah kekasih, kasihilah dengan sepenuh hati dan bukan sesuka hati...
apalagi mengasihi tapi menyakiti hati... 
Anakmu adalah cinta, dan cinta tidak pernah lelah, maka belajarlah untuk mencintai kelelahan ... 
Jangan katakan, "Aku lelah membesarkanmu... kamu sulit diatur..." 
Tapi katakanlah, " Aku mencintai kelelahan ini... dan Allah-lah yang Maha Mengatur..." 
 Anak itu fana..Allah itu abadi.... 
Dan bagi engkau yang sedang punya masalah dengan anakmu.. 
Sungguh, masalahmu sebenarnya adalah dengan Tuhanmu.. 
Sebab, anakmu hanya ujian ... 
Agar engkau tetap bertahan dan berTuhan....